Benarkah Orang Sunda Adalah Keturunan Nabi Nuh?
Jika kita telusuri dari sudut pandang sejarah Islam dan manuskrip kuno, jawabannya: Ya, secara garis besar. Tapi, ceritanya tidak sesederhana "A turun ke B". Ada narasi besar tentang bagaimana nenek moyang bangsa kita (termasuk orang Sunda) dikaitkan dengan "Bapak Manusia Kedua". Mari kita bahas. 1. Nabi Nuh: "The Second Adam" (Adam Kedua) Mari kita mundur ke masa Banjir Besar. Dalam keyakinan Islam (dan agama Samawi lainnya), bencana banjir di masa Nabi Nuh AS itu menyapu bersih seluruh peradaban manusia yang membangkang. Ketika air surut, siapa yang tersisa? Hanya Nabi Nuh dan para pengikutnya di dalam bahtera. Al-Qur'an (QS. As-Saffat: 77) mengisyaratkan bahwa keturunan Nuh-lah yang melanjutkan populasi manusia. "Dan Kami jadikan anak cucunya (Nuh) orang-orang yang melanjutkan keturunan." Jadi, logika dasarnya: Semua manusia yang hidup hari ini, baik itu orang Sunda, Banjar, Jawa, Eropa, hingga Afrika, pasti memiliki darah...